Foto : Silaturahmi dsn Halal Bi Halal Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Wonosobo. (Ilham/wartaperwira.com)

Foto : Silaturahmi dsn Halal Bi Halal Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Wonosobo. (Ilham/wartaperwira.com)

WONOSOBO, WARTAPERWIRA.COM | Senin (30/3)Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Wonosobo menggelar kegiatan silaturahmi dan halal bihalal di Gedung Sasana Adipura. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus memperkuat sinergi antar guru Muhammadiyah se-Wonosobo pasca-Idul fitri 1447 H.

Membangun kebersamaaan dan Kolaborasi antara pendidik

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban, diikuti para guru dari MI/SD, MTs/SMP, MAN/SMA/SMK se kabupaten Wonosobo, Dinas Kementerian Agama, Dispora Kabupaten Wonosobo, serta para tamu undangn lainnya. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, tausiyah/Materi Motivasi, ramah tamah, hingga sesi saling bermaafan.

Ketua panitia, Aryo yang juga Kepala SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kembali semangat kebersamaan pasca-Ramadhan. “Kami ingin menjadikan halal bi halal ini sebagai sarana mempererat hubungan serta memperkuat kolaborasi antar pendidik dan instansi terkait di Wonosobo,” ujarnya.

Dalam penyampaian materi, Dr. Yudi Wardana, M.Sc. (Ketua FGM Yogyakarta) mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk menjadikan Idul fitri sebagai titik awal memperbaiki diri serta meningkatkan kepedulian sosial sekaligus tetap semangat dalam mengembang dunia pendidikan.“Silaturahmi bukan hanya tradisi, tetapi juga kekuatan untuk membangun kebersamaan dan kemajuan umat,” ungkapnya.

Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Pendidikan

Momentum halal bi halal ini menjadi ruang penting bagi para guru Muhammadiyah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi. Tidak hanya sebagai tradisi tahunan, kegiatan ini juga menjadi wadah konsolidasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pengurus FGM hingga instansi pemerintah, menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara lembaga pendidikan dan pemangku kebijakan dalam mendukung kemajuan pendidikan di Wonosobo.

Idul Fitri sebagai Titik Perbaikan Diri

Pesan yang disampaikan dalam tausiyah/materi Yudi menekankan pentingnya refleksi diri setelah Ramadhan. Para guru diajak untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki kualitas pribadi, baik dalam aspek spiritual maupun sosial.

Nilai-nilai silaturahmi yang dibangun diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta mendorong peran aktif guru dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berkemajuan.

SMK Mutu Wonosobo Ukir Prestasi di OlympicAD ke-8

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada SMK Mutu Wonosobo atas prestasi gemilang dalam ajang OlympicAD ke-8 di Makassar. Prestasi tersebut meliputi medali emas Best Practice Kepala Sekolah oleh Setya Rahmawanto, S.E., M.M.

Foto : Penyerahan penghargaan kepada siswa/siswi dan kepala sekolah berprestasi. (ilham/wartaperwira.com)
Foto : Penyerahan penghargaan kepada siswa/siswi dan kepala sekolah berprestasi. (ilham/wartaperwira.com)

Penghargaan lainnya diberikan kepada, Dafa Adi Febryan meraih medali emas bidang TBSM SMK sekaligus memperoleh hadiah engine Yamaha R15 senilai Rp15.597.000 dan beasiswa, serta Atsir Nur Faisa Achmad yang meraih medali perunggu cabang kaligrafi. Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan Muhammadiyah yang mampu bersaing di tingkat nasional serta menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi. (ia/wp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *