
KUANSING – RIAU, WARTAPERWIRA.COM | Minggu (9/3) – Tumpukan sampah menggunung di pinggir Jl. Mangga, Pasar Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, kian meresahkan warga.
Selain menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat, sampah yang meluber hingga ke tengah jalan juga mengganggu kenyamanan serta membahayakan akses lalu lintas masyarakat yang melintas di kawasan yang kerap disebut pasar lumpur tersebut, Senin (9/3).
Salah seorang warga setempat, Budi (40), mengaku sangat terganggu dengan kondisi lingkungan yang kumuh tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah ini sudah dibiarkan berhari-hari tanpa adanya pengangkutan yang rutin dari pihak terkait.
”Baunya sangat menyengat, apalagi kalau cuaca panas begini, aromanya sampai ke rumah-rumah warga. Selain bau, jalan jadi sempit karena sampah sudah memakan hampir separuh badan jalan. Kami khawatir ini bisa menyebabkan kecelakaan atau wabah penyakit,” ujar Budi saat ditemui di lokasi, Senin (9/3).
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuantan Singingi, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengakui adanya keterbatasan sarana pengangkutan sampah menjadi kendala utama dalam penanganan kebersihan di titik tersebut.
”Kami sudah menerima laporan terkait tumpukan sampah di Jl. Mangga. Masalahnya saat ini armada truk pengangkut sampah sedang mengalami kendala teknis, sehingga jadwal pengangkutan di beberapa titik, termasuk Pasar Taluk, sedikit terhambat dari jadwal seharusnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak pemerintah berjanji akan segera mengambil langkah konkret untuk membersihkan lokasi tersebut dalam waktu dekat.
”Kami sedang mengupayakan agar armada segera diperbaiki atau menggunakan armada cadangan untuk melakukan pembersihan di sana agar akses jalan kembali normal dan kebersihan lingkungan terjaga. Kami mohon kesabaran masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat menumpuk di sisi jalan, memaksa pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati untuk menghindari gundukan material limbah rumah tangga tersebut. (cd/wp)