Pilkades 2026 di Purbalingga: Target Penting Berjalan Aman dan Kondusif di 184 Desa
Foto: Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif dalam acara silaturahmi dan halal bihalal bersama masyarakat daerah pemilihan 5 yang meliputi Kecamatan Kejobong, Pengadegan, dan Kaligondang, di Pendopo Kecamatan Kejobong, Senin (13/4).

PURBALINGGA, WARTAPERWIRA.COM | Senin (13/4) – Pilkades (pemilihan kepala desa) 2026 di Purbalingga ditargetkan berlangsung aman, lancar, dan kondusif oleh pemerintah daerah guna menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

184 Desa Akan Melaksanakan Pilkades 2026 di Purbalingga

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyampaikan bahwa dari total 224 desa di wilayahnya, sebanyak 184 desa akan mengikuti Pilkades pada tahun 2026. Ia menekankan pentingnya penyelenggaraan yang tertib demi menjaga stabilitas sosial di tingkat desa.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dan halal bihalal bersama masyarakat daerah pemilihan 5 yang meliputi Kecamatan Kejobong, Pengadegan, dan Kaligondang, di Pendopo Kecamatan Kejobong, Senin (13/4).

“Pilkades tahun ini harus berjalan aman, lancar, dan kondusif. Harapannya, apa yang menjadi keinginan masyarakat bisa terealisasi dan desa mendapatkan pemimpin terbaik,” ujar Fahmi Muhammad Hanif.

Diharapkan Lancar dan Kondusif untuk Dorong Pembangunan Desa

Bupati menilai kepemimpinan desa yang kuat memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini terutama penting dalam memastikan program-program pemerintah dapat berjalan efektif hingga tingkat desa.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melanjutkan program pembangunan yang berdampak langsung, termasuk peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui program “Alus Dalane”. Program tersebut dinilai masih relevan mengingat masih banyak ruas jalan yang memerlukan perbaikan.

“Pekerjaan rumah kita masih banyak, terutama kondisi jalan dan infrastruktur. Insyaallah program Alus Dalane akan terus kita lanjutkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Fahmi menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat hingga tingkat RT, serta dukungan DPRD, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, sinergi yang kuat akan membantu pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai tantangan serta memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami yakin dengan kebersamaan, berbagai tantangan dan persoalan masyarakat bisa kita carikan solusi, sehingga pembangunan benar-benar membawa kemajuan dan manfaat,” ungkapnya.

Kondisi Wilayah Dinyatakan Aman

Sementara itu, Camat Kejobong, Saryo, menyampaikan bahwa kondisi wilayah Kecamatan Kejobong, Pengadegan, dan Kaligondang saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Hal tersebut dinilai mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan pemerintahan.

Pemerintah kecamatan bersama masyarakat juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pembangunan yang kolaboratif guna mewujudkan Purbalingga yang mandiri dan sejahtera.

“Penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat berjalan aman dan lancar. Ini tidak lepas dari arahan dan bimbingan Mas Bupati serta dukungan seluruh masyarakat,” kata Saryo.

Pemerintah daerah berharap pelaksanaan Pilkades 2026 dapat berjalan sesuai rencana serta menghasilkan kepemimpinan desa yang mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara berkelanjutan. (dd/wp)

Sumber: Kominfo Purbalingga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *