
PURBALINGGA, WARTAPERWIRA.COM Jumat (28/11) – Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama DPRD menetapkan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Purbalingga, Jumat (28/11). Rapat dihadiri Bupati Purbalingga H. Fahmi M. Hanif, Wakil Bupati, unsur pimpinan DPRD, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat se-Kabupaten Purbalingga.
Enam Raperda yang disetujui menjadi Perda tersebut meliputi:
1. Kabupaten Layak Anak
2. Keterbukaan Informasi Publik
3. Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat
4. Pengelolaan Air Limbah Domestik
5. Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga
6. Penyelenggaraan Perhubungan
Bupati Fahmi menyampaikan bahwa penetapan tersebut diharapkan dapat memberikan dasar hukum yang kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Perda-perda ini menjadi landasan hukum untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak, peningkatan transparansi penyelenggaraan negara, serta mendorong kesadaran hukum masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Perda yang ditetapkan juga menjadi dasar pengelolaan air limbah domestik yang lebih efektif, penguatan ketahanan keluarga, serta peningkatan budaya keselamatan dalam sektor perhubungan.
Pada agenda kedua, rapat paripurna menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 yang memuat 16 Raperda. Rinciannya terdiri dari empat Raperda prioritas Pemda, empat Raperda prioritas DPRD, tiga Raperda kumulatif terbuka, serta lima Raperda lanjutan dari Propemperda 2025.
“Hingga saat ini, terdapat 11 Perda yang telah ditetapkan dari Raperda prioritas di luar kumulatif terbuka tahun 2025,” kata Bupati Fahmi.
Agenda terakhir adalah penandatanganan kesepakatan bersama Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam RAPBD tersebut, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2.092.730.541.000, sedangkan belanja daerah tercatat sebesar Rp2.106.130.541.000. Defisit sebesar Rp13.400.000.000 akan ditutup melalui pembiayaan netto dengan jumlah yang sama.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas dukungan serta kerja sama yang terjalin baik selama proses pembahasan,” tutup Bupati Fahmi.
FH/kominfo-Redaksi/WartaPerwira