Kecelakaan Pelajar di Perempatan Bobotsari Berujung Laporan Polisi, Truk Diduga Terkait Pengangsu Solar Subsidi
Foto: Mobil truk Mitsubishi bernomor polisi Z-8385-NG yang dikemudikan AM (26) warga Banyumas.

PURBALINGGA, WARTAPERWIRA.COM | Senin (9/3) – Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pelajar dan sebuah truk di perempatan lampu lalu lintas Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, kini berlanjut ke proses hukum setelah pihak keluarga korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Berdasarkan Surat Tanda Bukti Laporan Kepolisian Nomor: TBL/107/III/2026/Lantas, laporan diajukan pada 3 Maret 2026 oleh Eko Suparsono, orang tua dari salah satu korban. Laporan tersebut terkait dugaan kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pasal 310 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 16.45 WIB di perempatan lampu lalu lintas Tugu Lancip, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga.

Dalam laporan tersebut disebutkan kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Honda Supra 125 bernomor polisi AD-2050-BPF yang dikendarai pelajar berinisial ANR (15) yang berboncengan dengan ZAS. Sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan dengan mobil truk Mitsubishi bernomor polisi Z-8385-NG yang dikemudikan seorang pria berinisial AM (26), warga Kabupaten Banyumas.

Akibat kecelakaan tersebut, ANR mengalami luka cukup serius berupa patah kaki kanan dan harus menjalani perawatan medis. Sementara ZAS mengalami luka lecet pada bagian wajah serta retak pada kaki kanan.

korban1
Foto: ANR, korban kecelakaan di perempatan Bobotsari, menjalani perawatan setelah menjalani operasi pemasangan pen luar pada kaki kanannya.

Saat ini perkara tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Purbalingga. Kendaraan truk yang terlibat dalam kecelakaan diketahui masih diamankan di Polsek Bobotsari sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Selain penyelidikan terkait kronologi kecelakaan, muncul pula informasi dari sejumlah warga yang menyebutkan bahwa kendaraan truk tersebut diduga sebagai pengangsu solar subsidi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Purbalingga terkait dugaan tersebut. Aparat masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan dari pengemudi, saksi, serta pihak terkait lainnya.

Pihak keluarga korban berharap proses penyelidikan dapat dilakukan secara objektif dan transparan sehingga peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka serius tersebut dapat terungkap secara jelas.

Redaksi Warta Perwira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *