Kawasan Rebana: 5 Langkah Strategis Dorong Investasi dan Tenaga Kerja di Subang

SUBANG, WARTAPERWIRA.COM | Kamis (9/4) Kawasan Rebana menjadi fokus pengembangan ekonomi daerah setelah Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menerima audiensi Badan Pengelola Kawasan Rebana Provinsi Jawa Barat guna memperkuat Serapan Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Investasi. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati pada Rabu (8/4).

Pengembangan Kawasan sebagai Koridor Ekonomi Baru

Pengembangan Kawasan Rebana mencakup tujuh kawasan industri dan puluhan tenant yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Subang. Kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan investasi serta membuka lapangan kerja baru.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmy Yahya, menyampaikan bahwa pengelolaan kawasan ini merupakan inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun kawasan metropolitan berbasis perencanaan terintegrasi.

“Inovasi Jawa Barat mengelola koridor ekonomi baru telah menjadikan Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi pertama di Indonesia yang memiliki badan pengelola kawasan metropolitan,” ujar Helmy Yahya.

Perencanaan Terstruktur dan Minat Investor

Helmy menekankan bahwa pengembangan kawasan harus dilakukan secara terencana dan terstruktur agar memberikan dampak jangka panjang. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Subang memiliki daya tarik tinggi bagi investor dibandingkan daerah lain dalam kawasan tersebut.

“Perkembangan Kabupaten Subang sebagai bagian koridor ekonomi masa depan Jawa Barat harus dibangun by design,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya minat investor menunjukkan peluang besar bagi Subang untuk menjadi pusat industri baru di Jawa Barat.

“Dari tujuh kabupaten/kota, Subang paling banyak diminati oleh investor,” tambahnya.

Pentingnya Kesiapan SDM dan Serapan Tenaga Kerja

Selain investasi, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan Kawasan Rebana. Helmy menegaskan perlunya kesesuaian antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri.

“Tenaga kerja harus link and match dengan kebutuhan industri, termasuk di Subang,” tegas Helmy.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan Serapan Tenaga Kerja dan Pertumbuhan Investasi secara berkelanjutan di wilayah tersebut.

Komitmen Pemerintah Daerah Subang

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Kawasan Rebana. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kolaborasi lintas sektor.

“Pada prinsipnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mendukung dan selalu siap menyukseskan program Rebana,” ujar Reynaldy Putra Andita.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan instansi vertikal untuk menjaga stabilitas wilayah yang menjadi faktor penting bagi investor.

“Kami berkolaborasi dengan instansi vertikal untuk menjaga kondusivitas,” tambahnya.

Dukungan Infrastruktur dan Proyek Strategis Nasional

Pemerintah Kabupaten Subang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam mendukung proyek strategis nasional, termasuk percepatan pembangunan akses jalan tol menuju Pelabuhan Patimban.

Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk memperkuat konektivitas Kawasan Rebana serta mendukung distribusi logistik industri.

Harapan Pengembangan Kawasan

Pemerintah daerah berharap Badan Pengelola Kawasan Rebana Provinsi Jawa Barat dapat terus memfasilitasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program afirmasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kami menanti agar Rebana dapat berkembang dan memberikan dampak positif bagi Subang,” tutup Bupati Subang.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen dalam pengembangan Kawasan Rebana ke depan. (tr/wp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *