
PURBALINGGA, WARTAPERWIRA.COM Jumat (2/1) – Bupati Purbalingga,Fahmi Muhammad Hanif, resmi melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD Tahun 2026, dan berlangsung khidmat di Pendopo Dipokusumo, Purbalingga, Jumat (2/1).
Enam pejabat yang dilantik terdiri dari lima pejabat hasil Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama serta satu pejabat melalui mekanisme perpindahan jabatan.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu Pandi, S.Sos. sebagai Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia, Nugroho Priyo Pratomo sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Imam Khasbulah sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda).
Selanjutnya, Dwi Mulyatno dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Heru Sri Wibowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), dan Drajat Uji Wakhyono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan masih besar, sehingga membutuhkan kinerja yang lebih efektif, optimal, dan berorientasi pada hasil dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“PR kita masih banyak. Masih diperlukan berbagai perbaikan dan optimalisasi kerja agar ke depan lebih efektif,” ujar Bupati Fahmi.
Ia menekankan bahwa seluruh aktivitas pemerintahan harus berfokus pada pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kolaborasi lintas OPD.
“Objektifnya jelas, yaitu memajukan Kabupaten Purbalingga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Bupati Fahmi juga menyampaikan bahwa profesionalisme, performa kerja, dan prinsip meritokrasi akan menjadi dasar utama dalam penilaian aparatur. Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Ia memastikan, pengisian jabatan struktural yang masih kosong akan segera dilakukan agar seluruh SKPD dapat bekerja secara optimal.
“Orang-orang yang mampu menunjukkan kinerja terbaik akan kita tempatkan pada posisi terbaik,” tegasnya.
Dengan penataan jabatan dan peningkatan kinerja aparatur, Bupati Fahmi berharap pembangunan Kabupaten Purbalingga dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
dhs/Kominfo – Redaksi: WartaPerwira