Foto : Pengajian Akbar oleh Dr. Busyro Muqaddas,SH.,M.Hum di Komplek Al Maa'uun Bakalan Sapuran (14/12)

Foto : Pengajian Akbar oleh Dr. Busyro Muqaddas,SH.,M.Hum di Komplek Al Maa'uun Bakalan Sapuran (14/12)

WONOSOBO-WARTAPERWIRA.COM-Semangat ta’awun (tolong-menolong) mewarnai pelaksanaan Festival Ta’awun Al Maa’uun tahun ini yang digelar di Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu–Ahad. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian acara sosial dan keagamaan, mulai dari sunatan massal, jalan santai, pembagian sembako, layanan kesehatan hingga pengajian akbar sebagai puncak acara sekaligus peresmian Gedung I Panti Al Maa’uun. Ahad,(14/12)

Foto : Peresmian gedung 1 Panti Al Maa'uun oleh Dr.Busyro Muqaddas,SH.,M.Hum dengan pengguntingan pita
Foto : Peresmian gedung I Panti Al Maa’uun oleh Dr.Busyro Muqaddas,SH.,M.Hum di tandai dengan pengguntingan pita

Festival dimulai pada Sabtu dengan kegiatan sunatan massal yang diikuti oleh sebanyak 50 anak dari berbagai daerah dimana peserta tidak hanya berasal dari wilayah Kecamatan Sapuran namun sampai luar sapuran se kabupaten Wonosobo. Selain itu, panitia juga menggelar operasi bibir sumbing bekerjasama dengan Yayasan Senyum Harapan Nusantara & RS.PKU Muhammadiyah Wonosobo, jalan santai yang melibatkan masyarakat umum serta pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kegiatan sunatan massal tersebut dihadiri unsur forkompimcam Kecamatan Sapuran, para undangan lainnya dari Nahdlatul Ulama (NU), Rifaiyah, Koramil, serta Plt Lurah Sapuran. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan kuatnya kolaborasi dan solidaritas antar elemen masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial berbasis keumatan.” Donasi yang terkumpul di pengajian akbar ini seluruhnya akan disalurkan ke Bencana Alam di sumatera,”Ujar Sukarwi dalam sambutannya

Hari Ahad ini Festival Ta’awun Al Maa’uun dilanjutkan dengan pengajian akbar yang disampaikan oleh Dr. Busyro Muqoddas,SH.,M.Hum (PP Muhammadiyah). Pengajian ini menjadi puncak rangkaian kegiatan dan berlangsung dengan khidmat serta penuh antusiasme jamaah.”Disampaikan saat pengajian bahwa QS Al Maa’uun memberikan inspirasi dalam memberikan manfaat kepada sesama,” Ujar,Busyro Muqoddas mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia. Warga Muhammadiyah harus selalu berdzikir dgn hati berpikir dengan pikiran serta selalu bersedekah ungkapnya disela ceramahnya.

Pengajian akbar tersebut dihadiri PDM,PDA Wonosobo,PCM Kepil, Kalibawang, Kalikajar, serta jamaah warga muhammadiyah dari wilayah sekitar sapuran. Materi pengajian menekankan pentingnya nilai QS. Al Maa’uun sebagai spirit kepedulian sosial, solidaritas, dan penguatan peran umat dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui Festival Ta’awun Al Maa’uun kali ini, panitia berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan ukhuwah Islamiyah dapatterus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat, sekaligus menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan sosial-keagamaan yang berkelanjutan di masa mendatang.

 

 

 

Redaksi-Wartaperwira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *